LayarXXI

Setiap film terhubung dengan film lain lewat orang-orang yang bermain di dalamnya. LayarXXI menjadikan sambungan itu jalan untuk menjelajah. Seratus sembilan puluh dua film tersusun dalam enam belas rantai, dua belas film tiap rantai. Tiap film terhubung ke film berikutnya lewat seorang pemeran yang bermain di keduanya, dan nama pemeran penghubung itu tertulis di bawah poster. Tiga rantai seluruhnya berisi film Indonesia, empat berangkat dari film Asia, dan sembilan berangkat dari Hollywood. Mulailah dari film mana pun, lalu ikuti nomornya.

Enam belas rantai: pilih titik berangkat

Rantai 1: dari Habibie & Ainun ke Cek Toko Sebelah

Lihat semua (12)

Rantai 2: dari Laskar Pelangi ke Home Sweet Loan

Lihat semua (12)

Rantai 3: dari Dilan 1990 ke A Perfect Fit

Lihat semua (12)

Rantai 4: dari Parasite ke Guardians of the Galaxy Vol. 3

Lihat semua (12)

Rantai 5: dari Extreme Job ke 1987: When the Day Comes

Lihat semua (12)

Rantai 6: dari Crouching Tiger, Hidden Dragon ke Thor: Ragnarok

Lihat semua (12)

Rantai 7: dari Kabhi Khushi Kabhie Gham ke Beauty and the Beast

Lihat semua (12)

Rantai 8: dari The Godfather ke Captain America: The First Avenger

Lihat semua (12)

Rantai 9: dari The Hunger Games ke Joker

Lihat semua (12)

Rantai 10: dari Harry Potter and the Goblet of Fire ke Maleficent: Mistress of Evil

Lihat semua (12)

Rantai 11: dari John Wick ke The Amazing Spider-Man

Lihat semua (12)

Rantai 12: dari Batman v Superman: Dawn of Justice ke Glass Onion: A Knives Out Mystery

Lihat semua (12)

Rantai 13: dari Spider-Man 2 ke La La Land

Lihat semua (12)

Rantai 14: dari Star Wars: The Last Jedi ke Oppenheimer

Lihat semua (12)

Rantai 15: dari The Fifth Element ke American Beauty

Lihat semua (12)

Rantai 16: dari Black Widow ke Star Wars: Episode I - The Phantom Menace

Lihat semua (12)

Panduan LayarXXI

LayarXXI: jaringan film yang tersambung lewat pemerannya

Dari satu film ke film berikutnya

Pernahkah Anda selesai menonton sebuah film lalu berkata, "Pemain itu bagus sekali, main di film apa lagi ya?" Pertanyaan kecil itu adalah cara paling alami untuk menemukan tontonan berikutnya. LayarXXI menjadikannya seluruh susunan situs.

Seratus sembilan puluh dua film di sini tersusun dalam enam belas rantai. Tiap rantai berisi dua belas film, dan tiap film tersambung ke film berikutnya lewat seorang pemeran yang bermain di keduanya. Habibie & Ainun tersambung ke The Raid 2: Berandal lewat Tio Pakusadewo. The Raid 2 tersambung ke Serbuan Maut lewat Iko Uwais. Serbuan Maut tersambung ke The Night Comes For Us lewat Joe Taslim, dan begitu seterusnya sampai film kedua belas. Gagasan ini diuraikan di Jaringan film.

Hasilnya adalah jalan-jalan yang penuh belokan. Sebuah rantai dapat berangkat dari drama keluarga Korea dan tiba di petualangan antariksa, atau berangkat dari kisah mafia tahun 1972 dan tiba di film pahlawan super. Di tiap belokan ada satu wajah yang Anda kenali dari film sebelumnya: sang pemeran penghubung.

Tiap film memiliki halaman sendiri dengan poster, sinopsis berbahasa Indonesia, daftar pemeran, sutradara, durasi, dan rating. Tombol Tonton sekarang membuka judul itu di JustWatch, tempat layanan resmi untuk negara Anda ditampilkan. Kunjungan pertama paling mudah dimulai dari Mulai di LayarXXI.

Enam belas rantai dalam tiga baris

Papan di beranda menampilkan enam belas rantai dalam tiga baris, dan tiap rantai diberi nama menurut film pertamanya. Baris pertama adalah rantai Nusantara: tiga rantai yang seluruhnya berisi film Indonesia, 36 film. Baris kedua adalah rantai Asia: empat rantai yang berangkat dari film Korea, Tiongkok, dan India, 48 film.

Baris ketiga adalah rantai dunia: sembilan rantai yang berangkat dari film Hollywood, 108 film. Tiga puluh enam ditambah empat puluh delapan ditambah seratus delapan sama dengan seratus sembilan puluh dua, dan tiap film berdiri di tepat satu rantai. Halaman Rantai memuat daftar lengkapnya, ditambah daftar enam belas awal rantai.

Tiga aturan rantai

Rantai-rantai ini disusun dengan tiga aturan sederhana. Pertama, dua film yang bertetangga harus memiliki satu pemeran yang sama di antara delapan nama teratas pada daftar pemeran masing-masing. Kedua, di dalam satu rantai seorang pemeran hanya boleh menjadi penghubung satu kali, sehingga tiap sambungan memperkenalkan wajah baru. Ketiga, tiap film hanya boleh dipakai di satu rantai.

Di antara semua film yang memenuhi syarat, film yang paling dikenal dipilih sebagai langkah berikutnya, dan film dari seri yang sama dihindari bila ada pilihan lain. Film animasi berada di luar jaringan ini, sebab sambungan lewat pengisi suara kurang terasa di layar. Penjelasannya ada di Cara rantai disusun.

Cara membaca satu poster

Tiap poster membawa nomor besar di sudut kiri bawah, dari 1 sampai 12, yang menunjukkan urutannya di dalam rantai. Di bawah poster, dengan huruf biru, tertulis sambungannya: "lewat Leonardo DiCaprio" berarti film ini tersambung dari film sebelumnya lewat pemeran itu. Film pertama membawa tulisan "awal rantai". Rating dan durasi ada di sudut atas poster. Uraiannya ada di Nomor di poster.

Jaringan dalam angka

Enam belas rantai berisi 192 film dan 176 sambungan. Seratus lima puluh enam pemeran berbeda menjadi penghubung; tujuh belas di antaranya menghubungkan lebih dari satu rantai. Robert Downey Jr. paling sering, empat kali, disusul Johnny Depp dengan tiga kali. Daftarnya ada di Pemeran penghubung.

Rata-rata rating seluruh jaringan adalah 7,33 dan rata-rata durasinya 131 menit. Delapan puluh empat film memiliki rating 7,5 atau lebih, dan tiga puluh memiliki 8,0 atau lebih. Tahun rilisnya membentang dari 1964 sampai 2025. Seratus tiga puluh tujuh film berbahasa Inggris, tiga puluh enam film Indonesia, lima belas film Korea, dan empat film dari bahasa lain.

Rantai Nusantara: tiga puluh enam film Indonesia

Tiga rantai pertama seluruhnya berisi film Indonesia. Pemeran kita jarang bermain di film berbahasa lain, sehingga rantai yang berangkat dari film Indonesia tetap tinggal di dalam negeri sampai film kedua belas. Tiga puluh enam film di sini memiliki rata-rata rating 7,08 dan rata-rata durasi 117 menit, dengan tahun rilis dari 2000 sampai 2025. Panduannya ada di Panduan rantai Nusantara.

Rantai 1: dari Habibie & Ainun ke Cek Toko Sebelah

Rantai pertama berangkat dari kisah cinta presiden ketiga Indonesia dan berbelok tajam pada langkah pertama. Lewat Tio Pakusadewo ia tiba di The Raid 2: Berandal, lalu lewat Iko Uwais di Serbuan Maut, lewat Joe Taslim di The Night Comes For Us, dan lewat Julie Estelle di Headshot. Empat film laga berturut-turut, dihubungkan oleh para petarung yang sering bermain bersama.

Chelsea Islan membawa rantai keluar dari dunia laga menuju Ayat-Ayat Cinta 2. Dari sana Jihane Almira menyambung ke The Most Beautiful Girl in the World, Reza Rahadian ke Sri Asih, dan Christine Hakim ke Merantau, film laga pertama Iko Uwais dari 2009 dan film tertua di rantai ini.

Tiga langkah terakhir adalah yang paling mengejutkan. Alex Abbad, yang bermain di Merantau, menyambung ke Jatuh Cinta Seperti di Film-Film, film berating 8,8. Selisih rating kedua film itu, 2,3 angka, adalah yang terbesar di seluruh jaringan. Sheila Dara Aisha lalu menyambung ke Sore: Istri Dari Masa Depan, dan Dion Wiyoko menutup rantai di Cek Toko Sebelah.

Rantai 2: dari Laskar Pelangi ke Home Sweet Loan

Rantai kedua berangkat dari sekolah miskin di Belitung. Laskar Pelangi tersambung ke Gundala lewat Ario Bayu, Gundala ke The Big 4 lewat Abimana Aryasatya, dan The Big 4 ke 24 Jam Bersama Gaspar lewat Kristo Immanuel. Reza Rahadian menyambung Gaspar ke Pendekar Tongkat Emas, dan Nicholas Saputra menyambungnya ke Ada Apa dengan Cinta?, film dari 2002.

Dian Sastrowardoyo membawa rantai ke Aruna & Lidahnya, enam belas tahun sesudah ia memerankan Cinta. Oka Antara menyambung ke Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini, Susan Bachtiar ke Bebas, dan Marsha Timothy ke Wiro Sableng. Dua film berating delapan ada di rantai ini: Bebas dengan 8,0 dan Home Sweet Loan dengan 8,1.

Sambungan kesepuluh adalah yang paling manis. Sherina Munaf bermain di Wiro Sableng tahun 2018, dan lewat dirinya rantai meloncat delapan belas tahun ke belakang, ke Petualangan Sherina tahun 2000, ketika ia masih bocah. Derby Romero, lawan mainnya di film itu, menutup rantai di Home Sweet Loan tahun 2024.

Rantai 3: dari Dilan 1990 ke A Perfect Fit

Rantai ketiga adalah rantai generasi baru: seluruh filmnya rilis antara 2016 dan 2025. Ia berangkat dari Dilan 1990. Omara Esteghlal menyambung ke Pengepungan di Bukit Duri, Hana Pitrashata Malasan ke The Shadow Strays, dan Aurora Ribero ke Ali & Ratu Ratu Queens.

Di sana rantai berputar pulang: Iqbaal Ramadhan, pemeran Dilan, juga bermain di Ali & Ratu Ratu Queens, dan lewat dirinya rantai tiba di Milea: Suara dari Dilan. Vanesha Prescilla menyambung ke Dilan 1991. Tiga film dunia Dilan dengan demikian berdiri di satu rantai, dipisahkan tiga film lain.

Ira Wibowo membawa rantai ke Sabtu Bersama Bapak, Deva Mahenra ke Setetes Embun Cinta Niyala, Kiki Narendra ke Kabut Berduri, dan Lukman Sardi ke Sweet 20. Niniek L. Karim, aktris senior yang memerankan nenek di Sweet 20, menyambung ke Susah Sinyal, dan Refal Hady menutup rantai di A Perfect Fit.

Yang terlihat dari tiga rantai Nusantara

Tiga rantai ini memakai tiga puluh tiga sambungan, dan hanya Reza Rahadian yang menjadi penghubung dua kali, di rantai pertama dan kedua. Nama-nama penghubungnya mencakup tiga generasi: Christine Hakim dan Niniek L. Karim dari generasi senior, Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo dari awal 2000-an, serta Aurora Ribero dan Omara Esteghlal dari generasi terbaru.

Rantai-rantai itu juga memperlihatkan betapa cair batas genre bagi pemeran Indonesia. Dalam dua belas langkah, rantai pertama melewati kisah cinta, laga brutal, drama religi, pahlawan super, dan komedi keluarga. Seorang aktor Indonesia jarang terkurung dalam satu jenis film, dan jaringan ini membuktikannya langkah demi langkah.

Simpul jaringan Indonesia

Di tiga rantai Nusantara, beberapa film berkumpul di sekitar pemeran tertentu. Empat film laga di awal rantai pertama terikat oleh kelompok yang sama: Iko Uwais, Joe Taslim, dan Julie Estelle saling bertemu di The Raid 2: Berandal, Serbuan Maut, The Night Comes For Us, dan Headshot. Rantai itu memakai tiap nama satu kali, sehingga keempat film tersambung lurus seperti manik-manik pada seutas tali.

Di rantai ketiga, simpulnya adalah dunia Dilan. Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla menghubungkan tiga filmnya, dan lewat Omara Esteghlal serta Ira Wibowo dunia itu tersambung ke film laga dan drama keluarga. Di rantai kedua, simpulnya lebih longgar: tiap langkah memakai pemeran dari lingkaran yang berbeda, dari Ario Bayu sampai Derby Romero.

Bagi penonton yang ingin mengenal para pemeran Indonesia, tiga rantai ini adalah jalan pintas. Tiga puluh tiga penghubungnya mencakup hampir semua nama yang sering muncul di poster bioskop selama dua dasawarsa terakhir.

Rantai Asia: empat titik berangkat

Empat rantai berangkat dari film Asia di luar Indonesia. Satu di antaranya tinggal di Korea sampai akhir; tiga lainnya menyeberang ke Hollywood sesudah beberapa langkah, lewat pemeran Asia yang berkarier di dua dunia. Empat puluh delapan film di sini memiliki rata-rata rating 7,46, tertinggi di antara tiga baris, dan delapan film berating 8,0 atau lebih. Panduannya ada di Panduan rantai Asia.

Rantai 4: dari Parasite ke Guardians of the Galaxy Vol. 3

Rantai keempat memiliki rata-rata tertinggi bersama rantai kesembilan, 7,76, dan film terpanjang, rata-rata 151 menit. Parasite tersambung ke A Taxi Driver lewat Song Kang-ho, dan A Taxi Driver ke Space Sweepers lewat Yoo Hai-jin. Tiga film Korea berturut-turut.

Penyeberangan terjadi di Space Sweepers: aktor Inggris Richard Armitage bermain sebagai penjahat di film antariksa Korea itu, dan lewat dirinya rantai tiba di The Hobbit: An Unexpected Journey. Martin Freeman menyambung ke Black Panther, Lupita Nyong'o ke 12 Years a Slave, dan Chiwetel Ejiofor ke Doctor Strange.

Benedict Cumberbatch membawa rantai ke film Spider-Man tahun 2021, Jamie Foxx ke Django Unchained dengan rating 8,2, dan Leonardo DiCaprio ke Titanic, film tertua di rantai ini. Kate Winslet menyambung dua film James Cameron dengan jarak dua puluh lima tahun, Titanic dan Avatar: The Way of Water, dan Zoe Saldaña menutup rantai di Guardians of the Galaxy Vol. 3.

Rantai 5: dari Extreme Job ke 1987: When the Day Comes

Rantai kelima adalah satu-satunya rantai yang seluruhnya berisi film Korea. Dua belas filmnya rilis antara 2013 dan 2025. Extreme Job tersambung ke Alienoid: Return to the Future lewat Lee Hanee, lalu ke Officer Black Belt lewat Kim Woo-bin, ke Hwayi: A Monster Boy lewat Kim Sung-kyun, dan ke Believer lewat Cho Jin-woong.

Cha Seung-won menyambung ke satire tahun 2025 tentang pencari kerja yang putus asa, dan Park Hee-soon ke The Witch: Part 1. The Subversion. Choi Woo-shik, yang juga dikenal dari Parasite, menyambung ke Time to Hunt, Park Hae-soo ke The Great Flood, dan Jeon Hye-jin ke Ashfall.

Don Lee, bintang laga Korea yang juga dikenal di Hollywood, menyambung ke Badland Hunters, dan Lee Hee-jun menutup rantai di 1987: When the Day Comes, drama sejarah dengan rating 8,0. Seperti rantai Nusantara, rantai ini memperlihatkan dunia film yang rapat: sebelas pemeran cukup untuk menghubungkan dua belas film dari genre yang sangat berbeda.

Rantai 6: dari Crouching Tiger, Hidden Dragon ke Thor: Ragnarok

Rantai keenam menyeberang pada langkah pertama. Michelle Yeoh menyambung Crouching Tiger, Hidden Dragon (2000) ke Everything Everywhere All at Once (2022), dua film yang mengapit dua dasawarsa kariernya. Jamie Lee Curtis menyambung ke Knives Out, dan Chris Evans ke The Avengers.

Empat langkah berikutnya berputar di dunia Marvel: Robert Downey Jr. ke Avengers: Infinity War, Scarlett Johansson ke Iron Man 2, Gwyneth Paltrow ke Spider-Man: Homecoming, dan Jon Favreau ke Iron Man 3. Rebecca Hall membawa rantai keluar, ke Godzilla vs. Kong.

Lalu datang belokan yang jenaka. Julian Dennison, aktor remaja Selandia Baru, menyambung film monster raksasa itu ke Hunt for the Wilderpeople, komedi kecil tentang bocah dan paman angkatnya di hutan. Sam Neill, sang paman, menyambung ke Jurassic Park (1993), dan Jeff Goldblum menutup rantai di Thor: Ragnarok.

Rantai 7: dari Kabhi Khushi Kabhie Gham ke Beauty and the Beast

Rantai ketujuh berangkat dari Bollywood. Shah Rukh Khan menyambung Kabhi Khushi Kabhie Gham ke Om Shanti Om, dan Deepika Padukone, yang memulai kariernya di film itu, membawa rantai ke Hollywood lewat xXx: Return of Xander Cage. Samuel L. Jackson menyambung ke Spider-Man: Far From Home, dan Jon Favreau ke Chef, film yang ia tulis, sutradarai, dan bintangi sendiri.

Scarlett Johansson menyambung Chef ke Avengers: Endgame, Robert Downey Jr. ke Iron Man, dan Gwyneth Paltrow ke Shakespeare in Love, film dari 1998 yang memberinya penghargaan. Geoffrey Rush membawa rantai ke Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl, Johnny Depp ke Charlie and the Chocolate Factory, Helena Bonham Carter ke Harry Potter and the Order of the Phoenix, dan Emma Watson menutupnya di Beauty and the Beast.

Dari keluarga besar India ke kastel Prancis dalam sebelas langkah: rantai ini adalah contoh terbaik tentang betapa pendek jarak antara dua dunia film yang tampak berjauhan.

Rantai dunia: sembilan jalan dari Hollywood

Sembilan rantai terakhir berangkat dari film Hollywood dan memuat 108 film dengan rata-rata rating 7,35. Sembilan belas di antaranya berating 8,0 atau lebih. Di sini jaringan paling rapat: pemeran Hollywood berpindah-pindah antara seri besar, sehingga rantai sering melompat dari dunia sihir ke antariksa lalu ke kota Gotham dalam tiga langkah. Panduannya ada di Panduan rantai dunia.

Rantai 8: dari The Godfather ke Captain America

Rantai kedelapan memuat lompatan nada paling jauh. The Godfather (1972), film berating tertinggi di jaringan dengan 8,7, tersambung lewat James Caan ke Elf (2003), komedi Natal tentang manusia yang dibesarkan para peri. Tiga puluh satu tahun dan seluruh spektrum sinema memisahkan keduanya.

Zooey Deschanel menyambung Elf ke Yes Man, Rhys Darby ke Jumanji: Welcome to the Jungle, Dwayne Johnson ke Red Notice, dan Ryan Reynolds ke Deadpool. T.J. Miller menyambung ke Ready Player One, dan Ben Mendelsohn ke Captain Marvel.

Samuel L. Jackson membawa rantai ke Star Wars: Episode III - Revenge of the Sith, Natalie Portman ke Thor, Chris Hemsworth ke Avengers: Age of Ultron, dan Chris Evans menutupnya di Captain America: The First Avenger. Dari keluarga Corleone ke seorang prajurit berperisai, lewat sebelas wajah.

Rantai 9: dari The Hunger Games ke Joker

Rantai kesembilan adalah rantai paling kuat: rata-rata 7,76 dan lima film berating 8,0 atau lebih. Jennifer Lawrence menyambung The Hunger Games ke X-Men: Days of Future Past, dan Ian McKellen membawa rantai ke The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring (8,4).

Viggo Mortensen menyambung sang raja pengembara ke sopir kasar dalam Green Book (8,2), dua peran yang hampir mustahil dikenali sebagai orang yang sama. Mahershala Ali menyambung ke Alita: Battle Angel, Christoph Waltz ke Spectre, dan Ralph Fiennes ke Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2 (8,1).

Michael Gambon menyambung sang kepala sekolah ke The King's Speech, Helena Bonham Carter kembali ke Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, dan Daniel Radcliffe ke film pertama seri itu. Richard Harris, kepala sekolah yang pertama, menyambung ke Gladiator (8,2), dan Joaquin Phoenix menutup rantai di Joker (8,1), sembilan belas tahun sesudah ia memerankan kaisar muda.

Rantai 10: dari Harry Potter and the Goblet of Fire ke Maleficent: Mistress of Evil

Rantai kesepuluh memuat lompatan waktu terpanjang di jaringan. Brendan Gleeson menyambung Harry Potter and the Goblet of Fire ke Braveheart, Angus Macfadyen ke We Bought a Zoo, dan Matt Damon ke The Departed (8,2). Jack Nicholson menyambung ke One Flew Over the Cuckoo's Nest (1975) dengan rating 8,4.

Lalu Danny DeVito, yang pada 1975 memerankan salah satu pasien, menyambung ke Dumbo tahun 2019: empat puluh empat tahun dalam satu langkah. Colin Farrell menyambung ke Fantastic Beasts and Where to Find Them, Eddie Redmayne ke lanjutannya, dan Johnny Depp ke Pirates of the Caribbean: Dead Man's Chest.

Orlando Bloom membawa rantai ke The Hobbit: The Battle of the Five Armies, Evangeline Lilly ke Ant-Man and the Wasp, dan Michelle Pfeiffer menutupnya di Maleficent: Mistress of Evil. Rantai ini membentang dari 1975 sampai 2019.

Rantai 11: dari John Wick ke The Amazing Spider-Man

Rantai kesebelas berangkat dari John Wick. Keanu Reeves menyambung ke The Matrix Reloaded, Hugo Weaving ke Transformers, dan Shia LaBeouf ke Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull. Harrison Ford lalu membawa rantai dari petualang tua itu ke Han Solo muda dalam Star Wars (1977), lompatan tiga puluh satu tahun ke belakang dan 2,2 angka rating ke atas.

Mark Hamill menyambung ke The Empire Strikes Back (8,4), dan Carrie Fisher ke Star Wars: The Force Awakens, tiga puluh lima tahun kemudian. Oscar Isaac menyambung ke Dune, Jason Momoa ke Justice League, dan Gal Gadot ke Wonder Woman.

Robin Wright, sang jenderal Amazon, menyambung ke Forrest Gump (8,5), tempat ia memerankan Jenny dua puluh tiga tahun sebelumnya. Sally Field, ibu Forrest, menutup rantai di The Amazing Spider-Man sebagai Bibi May.

Rantai 12: dari Batman v Superman ke Glass Onion

Rantai kedua belas membentang paling lebar dalam waktu, dari 1964 sampai 2022. Ben Affleck menyambung Batman v Superman: Dawn of Justice ke Gone Girl, Carrie Coon ke Ghostbusters: Afterlife, Mckenna Grace ke Gifted (8,0), Octavia Spencer ke The Shape of Water, dan Michael Shannon ke Man of Steel.

Russell Crowe menyambung ke A Beautiful Mind. Christopher Plummer, yang bermain di film itu, membawa rantai tiga puluh enam tahun ke belakang ke The Sound of Music (1965). Julie Andrews menyambung ke Mary Poppins (1964), film tertua di LayarXXI.

Dick Van Dyke, sang penyapu cerobong, menyambung ke Night at the Museum, empat puluh dua tahun kemudian. Ben Stiller menyambung ke The Secret Life of Walter Mitty, dan Kathryn Hahn menutup rantai di Glass Onion: A Knives Out Mystery.

Rantai 13: dari Spider-Man 2 ke La La Land

Rantai ketiga belas berangkat dari Spider-Man 2. Kirsten Dunst menyambung ke Jumanji (1995), tempat ia bermain sebagai anak-anak. Robin Williams menyambung ke Night at the Museum: Battle of the Smithsonian, Owen Wilson ke Wonder (8,1), dan Julia Roberts ke Notting Hill.

Hugh Grant membawa rantai dari toko buku London ke Dungeons & Dragons: Honor Among Thieves, Michelle Rodriguez ke Avatar, Zoe Saldaña ke Star Trek Beyond, dan Simon Pegg ke Mission: Impossible - Ghost Protocol. Tom Cruise menyambung ke Oblivion, Andrea Riseborough ke film Alejandro G. Iñárritu tentang aktor di belakang panggung Broadway, dan Emma Stone menutup rantai di La La Land.

Rantai 14: dari Star Wars: The Last Jedi ke Oppenheimer

Rantai keempat belas dibuka dengan lompatan tiga puluh empat tahun: Mark Hamill menyambung Star Wars: The Last Jedi (2017) ke Return of the Jedi (1983). Harrison Ford menyambung ke Indiana Jones and the Last Crusade, dan John Rhys-Davies, sahabat Indiana Jones, ke The Lord of the Rings: The Two Towers (8,4), tempat ia memerankan kurcaci Gimli.

Ian McKellen menyambung ke X-Men, dan rantai tinggal di dunia mutan selama empat film: Hugh Jackman ke Logan, Patrick Stewart ke X2, dan Famke Janssen ke X-Men: The Last Stand. Anna Paquin membawa rantai keluar ke American Underdog, Zachary Levi ke Shazam!, dan Mark Strong ke Sherlock Holmes. Robert Downey Jr. menutupnya di Oppenheimer (8,0).

Rantai 15: dari The Fifth Element ke American Beauty

Rantai kelima belas berangkat dari The Fifth Element (1997). Gary Oldman menyambung ke Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (8,0), Daniel Radcliffe ke Chamber of Secrets, dan Rupert Grint ke Half-Blood Prince. Jim Broadbent membawa rantai ke Dolittle, Robert Downey Jr. ke Sherlock Holmes: A Game of Shadows, dan Rachel McAdams ke Doctor Strange in the Multiverse of Madness.

Benedict Cumberbatch, yang mengisi suara naga Smaug, menyambung ke The Hobbit: The Desolation of Smaug. Orlando Bloom menyambung ke Pirates of the Caribbean: At World's End, Johnny Depp ke Alice in Wonderland, dan Anne Hathaway ke Interstellar, film berating 8,5. Wes Bentley menutup rantai di American Beauty (8,0), film yang memperkenalkannya lima belas tahun sebelum Interstellar.

Rantai 16: dari Black Widow ke Star Wars: Episode I

Rantai terakhir adalah yang paling berliku. Rachel Weisz menyambung Black Widow ke The Mummy (1999), Brendan Fraser ke Crash, Michael Peña ke Dora and the Lost City of Gold, dan Eugenio Derbez ke CODA. Ferdia Walsh-Peelo menyambung ke Sing Street, dan Jack Reynor ke Transformers: Age of Extinction.

Stanley Tucci membawa rantai dari robot raksasa ke The Devil Wears Prada, Meryl Streep ke Mamma Mia!, dan Colin Firth ke The English Patient. Ralph Fiennes menyambung ke Schindler's List (8,6), dan Liam Neeson menutup rantai di Star Wars: Episode I - The Phantom Menace. Dalam dua belas langkah rantai ini melewati film mata-mata, petualangan makam, drama sosial, musikal remaja, dan dua epos sejarah.

Yang terlihat dari sembilan rantai dunia

Sembilan rantai ini memakai 99 sambungan. Lima seri besar muncul berulang-ulang sebagai simpul jaringan: Harry Potter hadir di tiga rantai, Star Wars di empat, dunia Marvel di enam, kisah cincin dan The Hobbit di empat, dan bajak laut Karibia di dua. Seri-seri itu memiliki puluhan pemeran, dan tiap pemeran membuka jalan ke film lain.

Pemeran Inggris adalah jembatan yang paling rajin. Ian McKellen, Ralph Fiennes, Helena Bonham Carter, Daniel Radcliffe, dan Orlando Bloom masing-masing menjadi penghubung dua kali. Mereka bermain di seri sihir, epos fantasi, dan drama sejarah, sehingga lewat mereka rantai berpindah di antara tiga dunia itu.

Film berating tinggi cenderung berdiri di tengah keramaian rantai, jauh dari kesan pulau terpencil. The Godfather, Forrest Gump, Schindler's List, dan Interstellar semuanya tersambung ke film ringan lewat satu wajah. Bagi penonton, itu kabar baik: dari film hiburan mana pun, sebuah mahakarya hanya berjarak beberapa langkah.

Para penghubung

Seratus lima puluh enam pemeran menjadi penghubung di LayarXXI, dan sebagian besar hanya satu kali. Tujuh belas nama muncul di lebih dari satu rantai. Robert Downey Jr. memegang rekor dengan empat sambungan: dari The Avengers ke Avengers: Infinity War, dari Avengers: Endgame ke Iron Man, dari Sherlock Holmes ke Oppenheimer, dan dari Dolittle ke Sherlock Holmes: A Game of Shadows.

Johnny Depp menjadi penghubung tiga kali, selalu lewat film bajak laut: ke Charlie and the Chocolate Factory, ke Alice in Wonderland, dan dari Fantastic Beasts. Lima belas nama lain muncul dua kali, antara lain Samuel L. Jackson, Scarlett Johansson, Gwyneth Paltrow, Jon Favreau, Chris Evans, Zoe Saldaña, Benedict Cumberbatch, Harrison Ford, Mark Hamill, dan dari Indonesia, Reza Rahadian.

Para penghubung terbaik adalah pemeran yang bermain di banyak jenis film. Seorang bintang yang hanya muncul di satu seri sulit membawa rantai keluar dari seri itu. Jon Favreau, misalnya, menyambung film Spider-Man ke Iron Man 3 di satu rantai dan ke Chef di rantai lain; yang kedua membuka pintu ke dunia yang sama sekali berbeda.

Lompatan terjauh

Sebagian sambungan menempuh jarak waktu yang panjang, dan itu termasuk kesenangan utama jaringan ini. Lompatan terjauh adalah empat puluh empat tahun: Danny DeVito dari One Flew Over the Cuckoo's Nest (1975) ke Dumbo (2019). Dick Van Dyke menempuh empat puluh dua tahun dari Mary Poppins ke Night at the Museum.

Christopher Plummer menempuh tiga puluh enam tahun, Carrie Fisher tiga puluh lima, Mark Hamill tiga puluh empat, dan Harrison Ford serta James Caan tiga puluh satu. Di rantai Nusantara, lompatan terjauh adalah delapan belas tahun, ditempuh Sherina Munaf.

Lompatan semacam itu mempertemukan dua wajah dari orang yang sama: muda dan tua, pemeran pendukung dan legenda. Menonton dua film itu berurutan adalah cara singkat merasakan panjangnya sebuah karier. Daftar lengkapnya ada di Lompatan terjauh.

Jembatan antara Asia dan Hollywood

Tiga rantai Asia menyeberang ke Hollywood, dan masing-masing lewat jembatan yang berbeda. Jembatan pertama dibangun dari arah Barat: Richard Armitage, aktor Inggris, bermain di film Korea. Jembatan kedua dibangun dari arah Timur: Michelle Yeoh, bintang Malaysia yang besar di sinema Hong Kong, menjadi pemeran utama film Amerika. Jembatan ketiga juga dari Timur: Deepika Padukone dari Bollywood bermain di film laga Hollywood.

Rantai Nusantara dan rantai Korea tetap tinggal di rumah sampai film kedua belas. Itu menggambarkan keadaan hari ini dengan jujur: jembatan antara sinema Asia dan Hollywood masih sedikit, dan tiap jembatan adalah satu orang. Ketika lebih banyak pemeran Indonesia bermain di film internasional, rantai-rantai kita pun akan mulai menyeberang; Iko Uwais dan Joe Taslim sudah merintisnya di film yang berada di luar katalog ini.

Satu wajah, dua peran

Tiap sambungan sebenarnya adalah undangan untuk melihat seorang pemeran berubah. Viggo Mortensen adalah raja yang menyamar di satu film dan sopir yang doyan makan di film berikutnya. Robin Wright adalah gadis yang tersesat di Forrest Gump dan jenderal pejuang di Wonder Woman. Michelle Yeoh adalah pendekar pedang yang anggun pada 2000 dan pemilik binatu yang kelelahan pada 2022.

Di rantai Nusantara, Christine Hakim muncul di film pahlawan super dan di film laga pertama Iko Uwais. Lukman Sardi menyambung thriller perbatasan ke komedi tentang nenek yang kembali muda. Niniek L. Karim menyambung komedi itu ke kisah ibu dan putrinya di Sumba.

Karena itu cara terbaik menikmati sebuah rantai adalah memperhatikan sang penghubung. Sebelum menonton film berikutnya, ingat perannya di film sebelumnya, lalu lihat seberapa jauh ia berubah. Rantai dua belas film memberi sebelas kesempatan untuk kagum.

Belokan genre paling tajam

Beberapa sambungan menghubungkan dua film yang nyaris mustahil dibayangkan berdampingan, dan justru itulah yang membuat jaringan ini menyenangkan. James Caan menghubungkan The Godfather dengan Elf, drama mafia dengan komedi Natal. Julian Dennison menghubungkan Godzilla vs. Kong dengan Hunt for the Wilderpeople, pertarungan monster raksasa dengan komedi hutan beranggaran kecil.

Stanley Tucci menghubungkan Transformers: Age of Extinction dengan The Devil Wears Prada, robot raksasa dengan majalah mode. Liam Neeson menghubungkan Schindler's List dengan Star Wars: Episode I, salah satu film paling serius abad lalu dengan petualangan antariksa untuk keluarga. Christopher Plummer menghubungkan A Beautiful Mind dengan The Sound of Music.

Di rantai Nusantara, Tio Pakusadewo menghubungkan Habibie & Ainun dengan The Raid 2: Berandal, dan Alex Abbad menghubungkan Merantau dengan Jatuh Cinta Seperti di Film-Film. Belokan seperti itu mengingatkan bahwa pemeran adalah pekerja yang berpindah dari satu dunia ke dunia lain, dan penonton yang mengikutinya ikut berpindah.

Naik turun rating di sepanjang rantai

Karena langkah berikutnya dipilih menurut pemeran, lepas dari mutu filmnya, rating di sepanjang rantai bergerak naik turun. Selisih terbesar antara dua film bertetangga adalah 2,3 angka, antara Merantau dan Jatuh Cinta Seperti di Film-Film. Selisih 2,2 angka memisahkan Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull dari Star Wars, dan 2,0 angka memisahkan Schindler's List dari Star Wars: Episode I.

Menurut rata-rata, rantai 4 dan rantai 9 berada di puncak dengan 7,76, disusul rantai 6 dengan 7,59 dan rantai 15 dengan 7,49. Rantai 3, rantai generasi baru Indonesia, berada di dasar dengan 6,95. Jarak antara rantai terkuat dan terlemah kurang dari satu angka, sehingga rantai mana pun layak diikuti.

Naik turun itu sebenarnya menguntungkan. Rantai yang seluruhnya berisi mahakarya akan melelahkan; rantai yang menyelipkan film ringan di antara film berat memberi ruang bernapas. Sesudah Schindler's List, sebuah petualangan antariksa mungkin tepat yang Anda perlukan.

Cara memakai LayarXXI sehari-hari

Beranda LayarXXI menampilkan papan enam belas rantai di bawah pengantar. Tiap keping menulis nomor rantai, film pertamanya, dan jumlah filmnya. Menekan keping membawa Anda ke rantai itu, yang tampil lengkap sebagai dua belas poster bernomor dalam urutan sambungannya.

Anda dapat mulai dari poster nomor 1 dan mengikuti rantai sampai nomor 12, atau masuk di tengah lewat film yang sudah Anda kenal lalu berjalan ke kanan. Karena tulisan di bawah tiap poster menyebut penghubungnya, Anda selalu tahu wajah mana yang perlu dicari di film berikutnya.

Mencari titik masuk

Kotak pencarian di bilah biru LayarXXI menerima judul, nama pemeran, dan tahun. Cara tercepat menemukan titik masuk adalah mengetik film terakhir yang Anda tonton. Jika film itu ada di jaringan, posternya menampilkan nomor dan penghubungnya; buka halaman rantainya dari daftar di halaman film, lalu lanjutkan ke nomor berikutnya.

Anda juga dapat mengetik nama pemeran. Ketik "Robert Downey Jr." untuk melihat film-filmnya di lima rantai, atau "Reza Rahadian" untuk melihat dua rantai Nusantara yang ia hubungkan. Halaman A–Z memuat seluruh 192 judul. Kiat lengkapnya ada di Pencarian.

Halaman film

Halaman film di LayarXXI memuat judul, tahun, durasi, rating, genre, sinopsis berbahasa Indonesia, sutradara, dan daftar pemeran. Daftar pemeran itu adalah alat utama jaringan ini: di sanalah Anda menemukan nama sang penghubung, dan juga nama-nama lain yang mungkin membawa Anda ke film di luar rantai.

Sesudah memilih negara, tombol Tonton sekarang membuka judul itu di JustWatch beserta layanan resmi penayangnya. LayarXXI adalah panduan; pemutaran berlangsung di layanan resmi dengan subtitle dan sulih suara dari layanan itu. Soal bahasa dijelaskan di Bahasa dan subtitle.

Daftar Saya sebagai peta perjalanan

Daftar Saya di LayarXXI cocok dipakai sebagai peta. Tambahkan dua belas film sebuah rantai lewat tombol di tiap poster, dan daftar itu menjadi rencana tontonan dua belas malam. Daftar tersimpan di peramban perangkat Anda, jadi posisi Anda di rantai tetap terjaga dari hari ke hari.

Satu rantai berisi rata-rata dua puluh enam jam film. Dengan satu film tiap akhir pekan, sebuah rantai selesai dalam tiga bulan; dengan dua film sepekan, enam pekan. Kiat lainnya ada di Panduan Daftar Saya.

LayarXXI di ponsel

Di ponsel, bilah atas LayarXXI memuat logo bersimpul dan tombol menu. Rantai tampil dua poster per baris, dengan nomor besar yang memudahkan Anda mengikuti urutan sambil menggulir. Menu membuka Rantai, ketiga baris, Awal rantai, dan A–Z.

Halaman-halaman jaringan ini ringan dan cepat dibuka lewat data seluler, dan situs dapat dipasang di layar utama ponsel lewat menu peramban. Langkahnya ada di LayarXXI di ponsel.

Membuat rantai sendiri

Enam belas rantai di sini hanyalah enam belas jalan dari jumlah yang nyaris mustahil dihitung. Begitu Anda memahami caranya, Anda dapat membuat rantai sendiri. Pilih film yang baru Anda tonton, buka halamannya, dan pilih satu nama dari daftar pemeran. Ketik nama itu di kotak pencarian, pilih film lain yang ia bintangi, dan ulangi.

Ada beberapa permainan yang menyenangkan. Coba hubungkan dua film kesayangan Anda dalam langkah sesedikit mungkin. Coba buat rantai yang tiap filmnya berasal dari dasawarsa berbeda. Atau coba keluar dari sebuah seri besar dalam satu langkah, lewat pemeran pendukungnya. Uraian dan contohnya ada di Membuat rantai sendiri.

Tiga pertanyaan untuk tiap sambungan

Agar perjalanan di sebuah rantai lebih dari sekadar menonton berturut-turut, cobalah mengajukan tiga pertanyaan pada tiap sambungan. Pertama: seberapa besar peran sang penghubung di film pertama, dan seberapa besar di film kedua? Sering kali ia pemeran pendukung di satu film dan bintang utama di film lain, dan urutan itu bercerita tentang kariernya.

Kedua: apa yang sama pada kedua perannya? Sebagian pemeran membawa watak yang serupa ke mana pun, sedangkan yang lain nyaris sukar dikenali. Ketiga: jika Anda harus memilih penghubung lain dari daftar pemeran film itu, ke mana rantai akan berbelok? Pertanyaan terakhir ini biasanya berakhir dengan pencarian baru, dan pencarian baru berakhir dengan film berikutnya untuk akhir pekan depan.

Menonton dengan tiga pertanyaan itu mengubah daftar pemeran, bagian yang biasanya dilewati, menjadi bagian paling berguna dari halaman sebuah film.

Film di luar rantai

Para penghubung tentu memiliki lebih banyak film daripada yang tercantum di sini. LayarXXI hanya memuat 192 film, dan tiap pemeran yang disebut bermain di puluhan judul lain. Karena itu jaringan ini sebaiknya dipandang sebagai peta awal. Halaman JustWatch yang terbuka lewat tombol Tonton sekarang sering menampilkan film lain dari pemeran yang sama, dan dari sana rantai pribadi Anda dapat tumbuh melampaui batas situs ini. Anggaplah enam belas rantai di sini sebagai enam belas pintu: tiap pintu membuka lorong yang jauh lebih panjang daripada dua belas langkah pertamanya, dan lorong itu boleh Anda teruskan sesuka hati.

Rantai mana untuk suasana apa

Tiap rantai memiliki wataknya. Rantai 9 adalah rantai para pemenang: lima filmnya berating delapan ke atas, dan hampir semuanya epos besar. Rantai 4 adalah rantai terpanjang durasinya, cocok untuk penonton yang menyukai film dua setengah jam. Rantai 5 adalah pilihan bagi penggemar film Korea, dari komedi polisi sampai drama sejarah.

Rantai 13 adalah yang paling ringan: Jumanji, Night at the Museum, Wonder, Notting Hill, dan La La Land berdiri di dalamnya. Rantai 12 cocok untuk penonton lintas generasi, sebab ia memuat The Sound of Music dan Mary Poppins di tengah film-film masa kini. Rantai 16 cocok untuk yang menyukai kejutan, sebab hampir tiap langkahnya berganti genre.

Untuk menonton bersama keluarga Indonesia, rantai 2 adalah titik berangkat terbaik: Laskar Pelangi, Ada Apa dengan Cinta?, Bebas, Petualangan Sherina, dan Home Sweet Loan berada di jalur yang sama. Rantai 1 lebih cocok untuk penonton dewasa, sebab empat langkah pertamanya adalah film laga yang keras.

Enam belas titik berangkat

Daftar awal rantai mengumpulkan enam belas film pertama. Menurut tahun, titik berangkat tertua adalah The Godfather (1972) dan yang termuda Black Widow (2021). Menurut rating, yang tertinggi adalah The Godfather (8,7) dan Parasite (8,5).

Tiga titik berangkat adalah film Indonesia: Habibie & Ainun, Laskar Pelangi, dan Dilan 1990. Dua adalah film Korea: Parasite dan Extreme Job. Satu berbahasa Mandarin, Crouching Tiger, Hidden Dragon, dan satu berbahasa Hindi, Kabhi Khushi Kabhie Gham. Sembilan sisanya film Hollywood, dari John Wick sampai The Fifth Element.

Titik berangkat dipilih agar tiap pembaca menemukan setidaknya satu film yang sudah ia kenal. Dari film yang dikenal itulah perjalanan paling mudah dimulai.

Ke mana rantai berakhir

Film kedua belas tiap rantai sama menariknya dengan film pertamanya. Rantai 1 berakhir di toko kelontong keluarga, rantai 2 di kisah pegawai yang menabung demi rumah, rantai 3 di toko sepatu di Bali. Tiga rantai Nusantara, dengan kata lain, semuanya pulang ke cerita sehari-hari.

Rantai dunia berakhir di tempat yang lebih riuh: lima dari sembilan rantai itu ditutup oleh film dari dunia pahlawan super, Star Wars, atau Disney, yaitu Captain America: The First Avenger, Joker, Maleficent: Mistress of Evil, The Amazing Spider-Man, dan Star Wars: Episode I. Empat lainnya berakhir di misteri, musikal, dan drama: Glass Onion, La La Land, Oppenheimer, dan American Beauty. Gravitasi seri besar begitu kuat sehingga banyak rantai akhirnya tertarik ke sana.

Rencana empat pekan: seperempat rantai tiap pekan

Bagi pembaca yang menyukai rencana, berikut satu usulan untuk bulan pertama: pilih satu rantai dan tonton tiga film tiap pekan. Jika memilih rantai 2, pekan pertama berisi Laskar Pelangi, Gundala, dan The Big 4; pekan kedua berisi 24 Jam Bersama Gaspar, Pendekar Tongkat Emas, dan Ada Apa dengan Cinta?.

Pekan ketiga berisi Aruna & Lidahnya, Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini, dan Bebas; pekan keempat berisi Wiro Sableng, Petualangan Sherina, dan Home Sweet Loan. Dua belas film, sebelas penghubung, dan pada akhir bulan Anda mengenal sebagian besar wajah penting sinema Indonesia.

Bulan berikutnya, pilih rantai yang berangkat dari dunia lain. Dalam setahun, dengan irama itu, Anda menamatkan dua belas rantai dan menonton seratus empat puluh empat film, masing-masing diperkenalkan oleh film sebelumnya.

Rantai sebagai mesin waktu

Tiap rantai juga dapat dibaca menurut rentang tahunnya. Rantai 12 membentang paling lebar, lima puluh delapan tahun dari Mary Poppins (1964) sampai Glass Onion (2022). Rantai 8 membentang dari 1972 sampai 2021, rantai 10 dari 1975 sampai 2019, rantai 11 dari 1977 sampai 2021, dan rantai 14 dari 1983 sampai 2023.

Rantai Asia dan Nusantara lebih muda. Rantai 3 hanya membentang sembilan tahun, dari 2016 sampai 2025, dan rantai 5 dua belas tahun. Rantai 2 adalah pengecualian di antara rantai Indonesia: berkat Petualangan Sherina ia mundur sampai tahun 2000.

Di rantai yang panjang rentangnya, urutan film jarang mengikuti urutan waktu. Rantai 12, misalnya, berjalan dari 2016 ke 2001, lalu ke 1965 dan 1964, lalu melompat ke 2006 dan berakhir di 2022. Menontonnya terasa seperti menaiki mesin waktu yang dikemudikan para pemeran.

Rantai untuk ditonton bersama keluarga

Karena tiap rantai melewati banyak genre, golongan umur filmnya ikut berganti dari langkah ke langkah. Rantai 13 adalah yang paling ramah keluarga: Jumanji, Night at the Museum: Battle of the Smithsonian, Wonder, dan Dungeons & Dragons cocok untuk penonton muda, dan La La Land menutupnya dengan manis.

Rantai 12 memiliki bagian tengah yang cocok untuk semua umur, yaitu The Sound of Music, Mary Poppins, dan Night at the Museum, sedangkan bagian awalnya lebih dewasa. Rantai 2 dari Nusantara memuat Laskar Pelangi dan Petualangan Sherina di samping beberapa film laga.

Rantai 1, rantai 5, dan rantai 8 memuat film dengan kekerasan yang keras dan sebaiknya ditonton orang dewasa. Kebiasaan yang baik: sebelum menonton bersama anak, buka halaman film berikutnya di rantai, baca sinopsisnya, dan periksa golongan umur di layanan resmi. Bila sebuah film kurang cocok, lompati saja ke nomor sesudahnya; sambungan memang terputus satu langkah, tetapi perjalanan tetap berlanjut.

Dua film semalam

Cara paling memuaskan menikmati sebuah sambungan adalah menonton dua film bertetangga dalam satu malam, ketika wajah sang penghubung masih segar di ingatan. Beberapa pasangan cocok untuk itu karena durasinya ramah: Elf dan Yes Man di rantai 8 selesai dalam tiga setengah jam, begitu pula Jumanji dan lanjutan Night at the Museum di rantai 13.

Di rantai Nusantara, Sweet 20 dan Susah Sinyal membentuk malam yang hangat dengan Niniek L. Karim sebagai benang merahnya, dan Petualangan Sherina yang disusul Home Sweet Loan memperlihatkan Derby Romero dalam jarak dua puluh empat tahun. Pasangan seperti itu adalah bentuk terkecil dari sebuah rantai: dua film, satu wajah, satu malam.

Lima langkah untuk kunjungan pertama

Langkah pertama: lihat papan enam belas rantai di beranda dan pilih film pertama yang Anda kenal. Langkah kedua: buka rantainya dan lihat dua belas poster bernomor. Langkah ketiga: baca nama penghubung di bawah tiap poster.

Langkah keempat: buka halaman film yang ingin Anda tonton dan baca sinopsisnya. Langkah kelima: pilih negara Anda dan tekan Tonton sekarang. Uraian tiap langkah ada di Mulai di LayarXXI, dan jawaban atas pertanyaan yang sering muncul ada di Tanya jawab.

Yang dijaga LayarXXI

Tiap sambungan di jaringan ini nyata: dua film bertetangga selalu memiliki satu pemeran yang sama di antara delapan nama teratas menurut catatan sumber data, dan seluruh 176 sambungan diperiksa ulang ketika katalog disusun. Tiap film berdiri di tepat satu rantai, dan di dalam satu rantai tiap penghubung hanya dipakai sekali.

Rating ditampilkan apa adanya. Sinopsis ditulis dalam bahasa Indonesia, dan tombol Tonton sekarang selalu menuju JustWatch serta layanan resmi yang terdaftar di sana. LayarXXI berdiri sendiri sebagai situs panduan dengan tim redaksinya sendiri, terpisah dari para pemeran yang namanya disebut; poster, rating, daftar pemeran, dan data produksi berasal dari TMDB.

Nama lama situs ini menyebut dirinya jaringan film terbesar. LayarXXI yang sekarang memilih arti lain dari kata jaringan: benang-benang kecil yang menghubungkan satu film dengan film berikutnya, dan menghubungkan satu malam menonton dengan malam sesudahnya.

Pertanyaan

Apa itu LayarXXI?

LayarXXI adalah panduan film berbahasa Indonesia yang disusun sebagai jaringan: 192 film dalam enam belas rantai, dan tiap film terhubung ke film berikutnya lewat seorang pemeran yang bermain di keduanya.

Apa arti tulisan "lewat" di bawah poster?

Tulisan itu menyebut pemeran yang menghubungkan film tersebut dengan film sebelumnya di rantai. Film pertama membawa tulisan "awal rantai".

Apa arti nomor di poster?

Nomor 1 sampai 12 menunjukkan urutan film di dalam rantainya. Ikuti nomor itu untuk berjalan dari film pertama sampai film terakhir.

Apakah harus menonton satu rantai secara berurutan?

Urutan membuat sambungan lebih terasa, tetapi tiap film berdiri sendiri. Anda dapat masuk dari film mana pun dan berjalan ke nomor berikutnya.

Bagaimana rantai disusun?

Dua film bertetangga harus memiliki satu pemeran yang sama di antara delapan nama teratas, tiap pemeran hanya menjadi penghubung sekali dalam satu rantai, dan tiap film hanya dipakai di satu rantai.

Siapa penghubung yang paling sering?

Robert Downey Jr., dengan empat sambungan, disusul Johnny Depp dengan tiga. Seluruhnya ada 156 penghubung untuk 176 sambungan.

Apakah ada rantai film Indonesia?

Ada tiga rantai yang seluruhnya berisi film Indonesia, 36 film, berangkat dari kisah cinta Habibie dan Ainun, dari Laskar Pelangi, dan dari Dilan 1990.

Mengapa film animasi berada di luar jaringan?

Karena sambungan lewat pengisi suara kurang terasa di layar. Jaringan ini memakai film dengan pemeran yang terlihat.

Di mana film diputar?

Tombol Tonton sekarang membuka halaman film di JustWatch untuk negara pilihan Anda. Di sana tampil layanan resmi tempat film itu dapat ditonton, disewa, atau dibeli.

Bagaimana cara menyimpan film untuk nanti?

Tekan tombol Daftar Saya di poster atau di halaman film. Daftar tersimpan di peramban Anda dan bisa dibuka kembali kapan saja di perangkat yang sama.